Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Plt Gubernur: Perlu Kewaspadaan Bersama untuk Antisipasi Penyebaran Covid-19

Rabu, 04 Maret 2020 | 14.47 WIB Last Updated 2020-03-04T07:47:13Z
wartanasional.co, Banda Aceh - Perlu upaya dan kewaspadaan bersama untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19. Apalagi virus yang Iebih dikenal dengan Corona itu telah menginfeksi dua warga Indonesia di Depok Jawa Barat.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Aceh, Nova Iriansyah melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, dr Taqwallah M.Kes. saat konferensi pers, di Banda Aceh, Rabu (4/3/2020). Dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian Aceh, Marwan Nusuf, Ketua IDI Wilayah Aceh, Dr.dr. Safrizal Rahman, M.Kes Sp.OT

"Perlu upaya penanggulangan yang Iebih aktif dalam bentuk peningkatan kewaspadaan dini, kesiapsiagaan, serta tindakan antisipasi pencegahan, deteksi, pengobatan, dan respons lain yang diperlukan," kata Sekda.

Untuk itu, Sekda menginstruksikan seluruh pejabat SKPA serta Wali Kota dan Bupati se Aceh untuk meningkatkan komunikasi, informasi, dan edukasi kesehatan kepada masyarakat secara berkala. Terutama kepada masyarakat yang akan berpergian ke wilayah terjangkit, dengan materi pencegahan penyebaran penyakit melalui praktek perilaku hidup bersih dan sehat dan antisipasi penularan.

"Lakukan antisipasi, deteksi, serta respon terhadap penumpang di bandara dan pelabuhan laut terutama penumpang internasional," kata Sekda.

Selanjutnya, Sekda meminta pejabat terkait untuk menyiapkan fasilitas pelayanan kesehatan perawatan dan rujukan serta fasilitas penunjang seperti laboratorium dan bahan logistik kesehatan yang diperlukan beserta jejaringnya secara terpadu.

"Terus berkomunikasi secara intensif dengan para pihak yang berkepentingan, baik di pusat maupun daerah, sesuai dengan tugas danf fungsinyaguna mencegah penyebaran Infeksi COVlD-19 di wilayah Aceh," kata Sekda.

Sementara jajaran kesehatan diminta agar melaporkan secara berjenjang dalam waktu 1x24 jam apabila ditemukan adanya suspek COVID-19.

Kepada seluruh masyarakat Aceh, diharapkan tetap tenang sembari meningkatkan kewaspadaannya. Semua informasi tentang kesehatan dan riwayat perjalan diharapkan untuk dilaporkan kepada petugas.

"Masyarakat yang mengalami gejala demam, batuk, sesak napas, dan baru kembali dari negara terjangkit dalam 14 hari sebelum sakit, agar segera periksa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat," kata Sekda.

Ia berharap masyarakat terus melaksanakan perilaku hidup bersih dan sehat serta memperbanyak konsumsi buah-buahan, sayuran dan makanan kaya protein untuk meningkatkan daya tahan tubuh seperti ikan, daging dan telur.

Selanjutnya adalah selalu mencuci tangan terutama setelah batuk atau bersin, sebelum dan sesudah menyiapkan makanan, sebelum makan, setelah menggunakan toilet, dan setelah merawat binatang.

"Sebaiknya cuci tangan dengan air mengalir dan sabun serta bilas kurang Iebih 20 detik. Jika tidak tersedia air, dapat menggunakan cairan pembersih tangan yang mengandung alkohol 70-80 persen," ujar Sekda.

Pesan Sekda selanjutnya adalah menerapkan etika batuk, yakni menutup mulut/hidung saat bersin atau batuk dengan menggunakan

tisu. Selalu gunakan masker jika menderita sakit dengan gejala infeksi saluran napas (demam, batuk, dan flu) dan segera berobat.

Sementara petugas kesehatan diharapkan untuk tidak panik namun tetap siaga dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

“Selalu menggunakan alat perlindungan diri (APD) sesuai kebutuhan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Sekda. Pelayanan kesehatan kata dia, harus diberikan sesuai standar prosedur operasional.

"Apabila dijumpai suspek kasus COVlD-19 segera lakukan langkahlangkah penanganan kasus sesuai dengan Pedoman Kesiapsiagaan Menghadapi Corona Wrus Disease (COVID-19) yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan RI," ujar Sekda.

Sementara Ketua IDI Aceh dr. Safrizal Rahman  mengimbau masyarakat tidak perlu risau soal penyakit Corona (Covid-19) yang tengah marak dan ditemukannya dua kasus positif di Indonesia. Namun diharapkan tetap waspada dengan menjaga kebersihan dan kesehatan diri.

"Masyarakat Aceh diminta agar tetap tenang, IDI Wilayah Aceh dan IDI Cabang se Aceh akan sekuat tenaga dan kemampuan mengawal dan mengawasi penyebaran Covid-19 di Aceh," Tutupnya. (Red)

News

Kabar Aceh

×
Berita Terbaru Update